Makna Hadits "Semua Bid'ah Adalah Sesat" (Bagian Pertama)
Sebagian orang ada yang mengatakan kalau memang bid’ah itu terbagi dua: bid’ah hasanah dan bid’ah dhalalah , lalu bagaimana dengan hadits Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam yang secara tegas mengatakan bahwa semua bid’ah adalah sesat. Bukankah pembagian bid’ah semacam itu bertentangan dengan sabda Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam tersebut? Sebelum uraian perihal makna hadits “Semua bid’ah adalah sesat” disampaikan, sebaiknya kita simak terlebih dahulu bunyi hadits tersebut. عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍِ، اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اَلاَ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ اْلأُمُوْرِ فَإِنَّ شَرَّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ مُحْدَثَةٍِ بِدْعَةٌُ وَكُلُّ بِدْعَةٍِ ضَلاَلَةٌُ